Prihatin Kondisi Muslim Tatar, Ukraina Minta Bantuan Pemerintah Indonesia

  • Bagikan
Warga Tatar Krimea yang umumnya Muslim menggelar demonstrasi antiperang. (Reuters/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin berharap Indonesia dapat memberikan bantuan bagi bangsa Ukraina, khususnya minoritas Muslim Tatar. Sebab, mereka membutuhkan sarana dan prasarana ibadah.

“Pasca kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo ke Ukraina diharapkan dapat dilanjutkan dengan bantuan nyata yang terfokus bagi minoritas Muslim Tatar,” kata Hamianin seperti dilansir dari Antara, Kamis (11/8).

Dia juga berharap komunitas Muslim Indonesia dapat memberikan dukungan bagi komunitas Muslim Tatar di Semenanjung Krimea yang sangat menderita akibat invasi Rusia. Hamianin mengatakan, kondisi komunitas Muslim Tatar di wilayah itu sangat berat.

Sejak 2014, kata dia, wilayah tersebut dijajah Rusia dan hingga kini keseharian mereka terus menerus mengalami represi. Muslim Tatar mendapat tekanan dari Moskow. Ironisnya, mereka tidak dilindungi Muslim Rusia karena dianggap berbeda sehingga mereka kesulitan menjalankan ibadah.

Dia menambahkan, kondisi kehidupan Muslim Tatar makin memprihatinkan akibat intensitas perang yang meningkat sejak Februari 2022. Tidak saja masjid yang rusak, umat Muslim Tatar pun kesulitan beribadah akibat tekanan.

Untuk itu, kata Hamianin, tahun ini Ukraina, yang akan memperingati Hari Kemerdekaan pada 24 Agustus, menggelar Ukraine Platform Summit, sebuah ajang penggalangan bantuan secara daring yang ditujukan bagi pembangunan kembali Ukraina.

“Kami berharap Yang Mulia Bapak Jokowi dapat terlibat dalam Ukraine Platform Summit, khususnya bagi umat Muslim Tatar di wilayah Krimea yang terdampak serangan Rusia,” kata Vasyl Hamianin.

  • Bagikan