Deolipa Yumara Dipecat sebagai Pengacara Bharada E, Eks Kasum TNI: Gimana Rakyat Bisa Percaya?

  • Bagikan
Eks Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal (purn) Johannes Suryo Prabowo.-Screenshot YouTube/Merah Putih Podcast-

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Eks Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal (Purn) Johannes Suryo Prabowo beri komentar serius soal Deolipa Yumara.

Komentar Johannes Suryo Prabowo tersebut, perihal Deolipa Yumara yang dipecat dari tim kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

Johannes mengatakan kepercayaan masyarakat bisa turun dengan kabarnya Deolipa yang dipecat sebagai pengacara Bharada E.

Pernyataan Johannes tersebut diketahui melalui akun Twitter pribadinya yang bernama @jSuryoP1.

"Kalau caranya seperti ini terus menerus gimana rakyat bisa percaya?," tulis Suryo pada Jumat 12 Agustus 2022.

Sebelumnya Menurut Deolipa, Bharada E mengirimkan surat pernyataan yang diketik dan ditandatangani lengkap dengan materai, yang kemudian dikirimkan ke kantor advokat dan diterima oleh anak buahnya.

"Dengan ini saya selaku pemberi kuasa mencabut kuasa tersebut, terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani. Dengan pencabutan surat kuasa ini, maka surat kuasa tertanggal 8 Agustus 2022 sudah tidak berlaku lagi," demikian Deolipa membacakan surat pencabutan kuasa Bharada E, dikutip FIN.CO.ID, JUmat 12 Agustus 2022.

Ada kejanggalan dari surat pencabutan kuasa tersebut menurut Deolipa. Pasalnya, surat itu diketik rapi, sedangkan Bharada E saat ini sedang berada di dalam tahanan Polri.

"Tapi ini surat pencabutan kuasa ini tulisannya diketik. Tentunya posisinya si Eliezer gak mungkin mengetik, wong dia tahanan," tuturnya.

Lebih lanjut, Deolipa meminta Rp15 triliun sebagai fee karena dia ditunjuk oleh Polri menjadi kuasa hukum Bharada E.

  • Bagikan