Gibran Copot Paksa Masker Paspamres, Tokoh NU: Mentang-mentang Anak Presiden

  • Bagikan
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) copot masker oknum Paspampres (kanan).-Screenshot YouTube/Seputar Surakarta-

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sikap arogan yang diperlihatkan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mengundang banyak cibiran warganet. Beberapa mengatakan dia berani bertindak kasar karena berstatus anak presiden.

Tokoh Nahdatul Ulama, Umar Hasibuan termasuk dari banyak orang kurang rispek pada perlakuan Walikota Solo itu. Dikutip dari unggahan twitternya, @UmarHasibuan77. Dia nampak tidak senang.

"Mentang-mentang anak presiden (Emot menangis)," ujar yang akrab disapa Gus Umar itu.

Sementara video unggahan akun @BosTemlen yang direpost Gus Umar, tertulis keterangan, dia (Gibran) berani ke paspampres karena anak presiden. Selain itu, dia juga seorang Walikota.

"Bagaimana klo Gibran itu orang biasa? Bisa kah dia bertindak kasar klo mengatasnamakan melindungi warga?…," ujar @BosTemlen.

Pada video itu, paspamres bernama Misbah mengaku salah dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Kepada orang yang dipukulnya, Paspamres itu memohon maaf. Dia sadar perbuatannya itu menyakiti baik yang dipukul maupun keluarganya.

Video yang telah ditonton sebanyak 165 ribu kali itu sontak mengundang komentar kreatif dan menggelitik dari warganet. Seperti akun @Mercyboyz, "Kalau saja beliau begini ke FS…," tulisnya.

Adapun @andiammulia8, mengatakan Gibran tidak mengerti etika bernegara sebagai pemimpin.

"Pelanggaran anak itu, dan tidak mengerti bagaimana Etika berNegara sebagai pemimpin, repot memang klo Karbitan.!?" ujarnya. (Muhsin/fajar)

  • Bagikan