Nenek Sari Banun Pasang Bendera Terbalik Lalu Didatangi Polisi, Begini Jadinya

  • Bagikan
Nenek Sari Banun (74) menyanyikan lagu Indonesia Raya sembari menghormat bendera yang dipasang kembali secara benar oleh Kapolsek Pangean. Foto: Dokumentasi Polsek Pangean.

FAJAR.CO.ID, PANGEAN - Seorang nenek, Sari Banun (74) memasang bendera Merah Putih dengan posisi warna terbalik di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kuansing, Riau.

Kejadian itu diketahui oleh Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Ritonga saat melakukan patroli rutin pada Rabu (10/8).

Video pemasangan bendera terbalik itu pun tersebar di kalangan masyarakat.

AKP Sony melihat ada bendera dipasang dengan posisi warna terbalik itu saat melintas di samping salah satu panti asuhan Desa Pasar Baru.

Bendera tersebut terpasang pada tiang bambu dengan posisi warna putih di bagian atas dan merah di bawah.

Melihat kejanggalan itu, AKP Sony langsung memperbaiki posisi bendera. Saat itu, Nenek Sari pun datang menghampiri.
Kepada polisi, Nenek Sari mengaku baru menyadari posisi bendera merah putih itu dipasangnya terbalik. "Nenek tersebut salah mengikat benderanya, yang seharusnya merah didahulukan, ternyata yang putih di dahulukan mengikatnya," kata Sony saat dikonfirmasi JPNN.com, Jumat (12/8).

Sony lantas memperbaiki pemasangan bendera merah putih tersebut sembari mengobrol dengan Nenek Sari.

Saat itu, Nenek Sari juga menyampaikan permintaan maaf berkali-kali atas kekeliruannya memasang bendera Merah Putih.

Saat bendera dinaikkan dengan posisi yang benar oleh Kapolri, Nenek Sari bahkan langsung menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Melihat respons sang nenek, AKP Sony mengaku terharu dan tertegun. Sebab, meski di usia 74 tahun, Nenek Sari masih peduli memasang bendera di bulan kemerdekaan.

Dia berharap kesadaran tentang peringatan HUT Kemerdekaan RI, seperti Nenek Sari tunjukkan juga dimiliki generasi muda saat ini.

  • Bagikan