Residivis Ini Tak Kapok, Saat Ditangkap Polisi Mengaku Anggota TNI

  • Bagikan
Petugas Polres Madiun Kota menahan residivis pencurian hewan ternak yang merupakan tersangka pencurian dan penipuan kendaraan bermotor hingga merugikan korban jutaan rupiah. (ANTARA/HO-Humas Polres Madiun Kota)

FAJAR.CO.ID, MADIUN - Seorang residivis kasus pencurian ternak ditangkap lagi oleh aparat kepolisian Polres Madiun Kota. Kali ini dia membawa kabur sepeda motor penjual kambing hingga merugikan korban jutaan rupiah.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Tatar Hernawan mengatakan tersangka tersebut bernama Heri Marsudianto (48) yang berpura-pura menjadi pembeli kambing. "Jadi, modusnya berpura-pura mau beli kambing, lalu meminjam motor penjualnya untuk ambil uang. Setelah motor dikuasai, tersangka tidak kembali," ujar Tatar, Rabu (10/8).

Kejadian itu bermula saat pelaku yang indekos di Desa Macaan mendatangi rumah korbannya K (40) warga Desa Bukur, Kecamatan Jiwan pada 7 Juni 2022. Proses tawar menawar terjadi seperti transaksi sungguhan.

Setelah terjadi kesepakatan harga, Heri meminjam sepeda motor Honda Beat milik korban, tawar menawar pun terjadi seperti transaksi sungguhan. Alasannya untuk mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM).

"Tersangka mengaku tidak membawa uang tunai untuk membayar kambing yang akan dibelinya tersebut. Namun, setelah kendaraan roda dua itu diberikan sang pemilik, justru dibawa kabur tersangka," katanya.

Motor korban pun raib dan merugi Rp 10 juta. Dia lalu melaporkannya ke kantor polisi.

Tatar mengatakan selain residivis, pada saat ditangkap, tersangka juga sempat mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri Para Raider 501/Bajra Yudha Madiun.

"Pada saat ditangkap sempat mengaku sebagai anggota TNI, tapi kami sudah pastikan bahwa tersangka bukan anggota," tegas Tatar.

  • Bagikan