Warga NU Bisa Dongkrak Suara PKB, Pengamat Sarankan Cak Imin Jalin Komunikasi Intens

  • Bagikan
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar

Fajar.co.id, Jakarta -- Pengamat Politik Saiful Mujani menyebutkan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapat meningkatkan perolehan suara dengan cara menjalin komunikasi intens dan kedekatan kepada Nahdlatul Ulama (NU).

"NU adalah ceruk alamiah PKB. Jangan lari ke mana-mana, anda sendiri (PKB) sudah punya kebun yang luas (NU), tinggal dimaksimalkan,” beber Saiful Mujani dalam Channel YouTubenya, Jumat (12/8/22).

Lebih lanjut, Saiful Mujani memandang PKB tetap harus mempertimbangkan partisipasi dan aspirasi politik NU. Ia juga menyebutkan bahwa PKB dan NU memiliki hubungan yang khusus.

"PKB juga perlu mempertimbangkan suara dan aspirasi politik Nahdlatul Ulama. Kita tidak bisa membayangkan PKB tanpa NU," lanjutnya.

Menurut Saiful Mujani, manifestasi politik NU bisa dalam bentuk banyak partai atau orang NU bisa ada di pelbagai partai, salah satunya PKB. Tetapi tidak sebaliknya, bahwa orang PKB bisa ada di pelbagai Ormas lain.

Hingga saat ini, Saiful Mujani belum mendengar adanya tanggapan atau pendapat para tokoh NU mengenai rencana koalisi antara PKB dan Gerindra.

Di sisi lain, berdasarkan hasil survei SMRC pada bulan Mei, menemukan bahwa ada 9,7 persen publik Indonesia mengaku sebagai anggota aktif NU, 18,1 persen mengaku anggota NU tapi tidak aktif.

Artinya, ada sekitar 27,8 persen publik yang mengaku sebagai anggota NU. Jumlah ini jauh lebih besar dari pemilih PKB yang hanya 9 sampai 10 persen.

Di antara anggota NU yang aktif, ada 17,4 persen memilih PKB. Sedangkan anggota NU yang tidak aktif, ada 16,7 persen yang memilih PKB dan menyatakan bukan anggota NU, hanya 2,3 persen yang memilih PKB.

  • Bagikan