Beda Rambo dan Sambo, Gus Umar: Yang Satu Hero yang Satu…

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sedang ramai jadi perbincangan publik. Sejak ditetapkannya sebagai dalang pembunuhan Brigadir J, banyak warganet yang membandingkan dirinya dengan John Rambo.

Perbandingan ini dikarenakan nama belakang pengucapan namanya yang sama. Seperti unggahan akun @udhinjogja. "Rambo: Prajurit yg ahli menembak lawan di medan tempur. Ferdy Sambo: Prajurit yg pandai menembak ajudannya".

Tokoh Nahdatul Ulama (NU), Haji Umar Hasibuan, ikut menanggapi perbandingan tersebut. Dikutip dari twitternya, @UmarHasibuan77.

"Rambo dan Sambo dua nama yang jelas beda prilaku. Yang satu hero yang satu ….. isi sendiri," katanya, Sabtu (13/8/2022).

"Sudah jadi dalang pembunuhan msh mau menyuap. Allah Kariim," ujar Gus Umar dicuitan lainnya.

Sebagaimana diketahui, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku pernah diberikan amplop dari pihak mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Tetapi, LPSK menolak amplop pemberian pihak Irjen Ferdy Sambo tersebut.

Pemberian amplop tersebut sibenarkan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi. Edwin menjelaskan, peristiwa pemberian amplop kepada petugas LPSK itu terjadi pada 13 Juli 2022.

Menurut pengakuannya, pemberian amplop yang disebut "Titipan bapak" itu terjadi di Kantor Divisi Propam Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pemberian amplop dilakukan setelah pihaknya bertemu Irjen Ferdy Sambo.

Menurut Edwin, amplop pemberian pihak Ferdy Sambo itu dilakukan saat jeda setelah LPSK meminta keterangan Irjen Ferdy Sambo terkait kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

  • Bagikan