Kasus Brigadir J, Empat Pamen Polda Metro Jaya Ditahan Itsus Mabes Polri, Kombes Pol Endra Zulpan Bilang Begini…

  • Bagikan
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Endra Zulpan. (Fianda Sjofjan Rassat/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak empat perwira menengah (pamen) dari Polda Metro Jaya ditahan oleh tim Inspektorat Khusus (Itsus) Mabes Polri karena diduga melanggar kode etik terkait kasus Brigadir Yoshua.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, pihaknya akan menunggu hasil penyelidikan tim Itsus.

Hasil penyidikan nanti akan menjadi pedoman Polda Metro dalam menentukan langkah selanjutnya terhadap empat pamen tersebut.

"Tentunya kita nanti melihat bagaimana keputusan akhir Mabes Polri bersalahnya gimana. Itu nanti yang menentukan apakah mereka dicopot dari jabatannya dari Polda Metro," kata Zulpan, Sabtu 13 Agustus 2022.

Adapun tiga dari empat perwira menengah Polda Metro Jaya itu menjabat sebagai Kasubdit di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Terkait hal itu, Zulpan mengatakan pihaknya belum menunjuk pengganti sementara ketiga Kasubdit yang sedang ditahan tersebut.

Dia hanya mengatakan bahwa operasional jabatan Kasubdit yang kosong sementara ini akan dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) yang paling senior.

"Belum ada (pengganti tiga kasubdit). Kan ini baru ya kita masih mengikuti perkembangan juga sejauh mana keterlibatan mereka kami juga belum tahu," ujar Zulpan.

Lebih lanjut, Zulpan mengatakan bahwa pihaknya hanya mendapatkan informasi bahwa empat pamen yang dikabarkan ditahan itu sedang diminta keterangannya terkait kasus kematian Brigadir J.

"Untuk jabatan mereka memang belum ada penggantinya. Tentu bagaimana agar dinamika operasional berjalan? Kan di subdit itu ada kanit. Sementara kanit yang senior itu yang sementara pelaksana," kata Zulpan. (fin)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan