Empat Perwira Polda Metro Jaya Ditahan terkait Skandal Irjen Ferdy Sambo, Said Didu: Artinya?

  • Bagikan
M. Said Didu--Tangkapan layar Youtube ILC

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tujuh perwira di Polda Metro Jaya dinyatakan melanggar kode etik dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Bahkan, dari tujuh perwira itu, empat diantaranya saat ini ditahan di tempat khusus.

Meski demikian, pimpinan tertinggi di Polda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran hingga saat ini masih aman, lantaran tidak terseret dalam pusaran skandal eks Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo.

Hal itu menimbulkan kecurigaan publik, salah satunya dari Muhammad Said Didu. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu seperti tidak percaya bahwa ketika tujuh anak buah Fadil terseret kasus Ferdy Sambo, dirinya sebagai atasan tidak mengetahui.

"12 anak buah terlibat - artinya ???," tanya Said Didu di sosial media Twitternya, @msaid_didu, sebagaimana dilihat FIN.CO.ID, Minggu 14 Agustus 2022.

Said Didu yang dikenal vokal terhadap pemerintah itu me retweet postingan Lukman Simandjuntak yang menyertakan beberapa tangkapan layar pemberitaan di media massa, tentang pemberitaan anak buah Fadil Imran yang terseret dalam pusaran skandal Ferdy Sambo.

Sementara itu, Irjen Pol Fadil Imran sebelumnya telah merespon soal anak buahnya yang saat ini terlibat kasus Ferdy Sambo yang membunuh Brigadir J.

Arahan Irjen Fadil itu dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan.

Zulpan menyebut Kapolda menyampaikan arahan agar Polda Metro Jaya tidak menghalang-halangi Tim Inspektorat Khusus (Irsus) Polri dalam hal pemeriksaan terkait kasus yang menjerat eks Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan