Keluarga Brigadir Joshua Ultimatum Putri Candrawathi Minta Maaf, Kamaruddin Simanjuntak: Bisa Engga Keluar-keluar dari Penjara Nanti

  • Bagikan
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pihak keluarga Brigadir Nofriansah Yosua Hutabarat alias Brigadir Joshua mendesak agar istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi meminta maaf secara terbuka kepada mereka. Hal ini menyusul keputusan Bareskrim Polri yang telah memastikan tidak ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J kepada Putri.

“Saya kasih batas waktu ke Putri sampai tengah malam ini, harus minta maaf dia,” kata Pengacara Keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak saat dihubungi, Senin (15/8).

Kamaruddin mengatakan, dengan dihentikannya penyidikan laporan polisi dari Putri telah membuat terang Brigadir J tidak bersalah. Sehingga tidak sepatutnya dianggap sebagai pelaku pelecehan seksual.

“Jadi tidak ada peristiiwa pidananya. Ya namanya mengarang, mana ada tindak pidana dalam mengarang. Banyak pasal yang dilanggar bisa engga keluar-keluar dari penjara nanti,” imbuhnya.

Kamaruddin mengatakan, jika Putri tidak meminta maaf maka akan dipolisikan balik. Saat ini berkas surat kuasa tengah disusun Kamaruddin untuk segera dikirim ke keluarga Brigadir J di Jambi.

Kamaruddin menilai Putri telah melanggar Pasal 317 dan 318 KUHP tentang pengaduan atau laporan palsu. Kemudian melanggar UU ITE Pasal 27 dan 28 Juncto 45. Pasal 14 ayat (1) UU Nomer 1 tahun 1946 tetang peraturan hukum pidana terkait penyebaran berita bohong.

“Kemudian dia juga memfitnah mayat, yaitu melanggar Pasal 321KUHP kemudian dia juga turut serta melakukan pembunuhan terencana yaitu tentang obstraction of justice juga Pasal 221-223 Jo pasal 55, 56, kemudian juga melakuka permufakatan jahat, pasal 88 KUHP,” tegasnya.

  • Bagikan