Pelaku Judi Online Ketar-ketir Pasca Ferdy Sambo Ditangkap, Kapolri Langsung Tumpas Kasus Kode 303

  • Bagikan
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers kepada awak media terkait penetapaan tersangka baru kasus dugaan penembakan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Timsus Polri resmi menetapkan mantan Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka. Polisi mengatakan menemukan bukti yang cukup untuk menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka. Polisi juga melakukan gelar perkara usai memeriksa Sambo di Mako Brimob. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pasca penangkapan Irjen Ferdy Sambo dan pembubaran Satgasus Merah Putih. Polisi langsung gencar melakukan operasi.

Yang dibidik adalah para bandar judi online dan narkoba. Saat ini pemain bisnis haram itu tiarap.

Salah satu bos judi mengaku, dirinya sementara waktu tirap sampai waktu kondusif. "Kita tiarap dulu, nunggu waktu yang pas baru buka lagi," ungkapnya di Jakarta, Minggu (14/8).

Kata dia, pasca kasus tewasnya Brigadir J banyak pelaku usaha judi mulai ketar-ketir. "Rata-rata kan kita ada di Jakarta. Usahanya diberbagai daerah," tukasnya.

Diketahui, 303 adalah kode judi bagi kalangan polisi. Dari penelusuran radar nonstop, situs judi di dunia maya berjumlah ribuan seperti Wahwe, Pakong, Singapure 4 Angka hingga Poker.

Nama Irjen Ferdy Sambo alias FS kerap dikaitkan dengan bisnis gelap yang saat ini beredar di dunia maya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit langsung bergerak cepat dan memerintahkan seluruh Polda untuk menumpas judi serta narkoba tanpa pandang bulu.

Pada Jumat (12/8/2022), Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek judi online di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Dari aksi itu 78 orang di lokasi.

Puluhan orang itu ditangkap dengan sejumlah peran. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya mengamankan supervisor di lokasi. Pelaku supervisor itu berperan sebagai penanggung jawab pengelolaan bisnis judi online.

"Supervisor yang mempunyai tanggung jawab mengawasi dan mengontrol kinerja pegawai costumer service website judi online dalam transaksi deposit dan withdrawal," kata Zulpan dalam keterangannya, Jumat (12/8/2022).

Selain supervisor, pihak kepolisian mengamankan customer service. Pelaku tersebut berperan dalam mengelola uang masuk dalam bisnis judi online di lokasi.

"Peran berikutnya customer service pada website judi online yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengelola adanya uang masuk sebagai deposit dari member dalam bentuk e-wallet," terang Zulpan.

Setelah di Jakarta, Polda Banten mengungkap 10 kasus judi online yang tersebar di berbagai tempat seperti di Tangerang, Cilegon, Serang, Pandeglang dan Lebak.

Judi online ini dimainkan dalam berbagai bentuk, seperti togel atau toto gelap, toto atau lotere dan pakong atau permainan judi kartu.

"Perintah Kapolda Banten Inspektur Jenderal Rudi Heriyanto untuk menyikat habis segala bentuk perjudian baik judi daring maupun judi konvensional," ujar Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Shinto Silitonga.

Sementara Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun ikut mengomentari pernyataan Ketua Indonesia Police Watch atau IPW, Sugeng Teguh Santoso yang menyebut motif Ferdy Sambo membunuh Brigadir J adalah karena masalah judi dan bisnis narkoba hingga masalah seksual.

Menurut Refly, desas desus masalah yang melatarbelakangi kasus pembunuhan itu terutama masalah kegiatan ilegal judi hingga bisnis narkoba itu mesti dibuka seterang-terangnya ke publik jika hal itu benar adanya. Para penegakan hukum yang terlibat dalam kegiatan itu kata Refly mesti dihukum seberat-beratnya.

"Tapi apakah seksual itu adalah pelecehan? Nanti kita lihat lebih lanjut. Tapi bukan berarti masalah seksual itu tidak penting sebagai bahan catatan. Tapi maksudnya untuk discloser barangkali katakanlah perlu ada restriksi," kata Refly dalam sebuah video yang tayang di saluran Youtube miliknya, Kamis (11/8/2022).

"Tetapi kalau soal yang terkait perjudian, miras, narkoba, dan lain sebagainya, kalau memang itu ada wajib dibuka dan wajib diberikan sanksi, dan kemudian disetop praktik-praktik seperti itu," katanya menambahkan.(msn-int/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan