Pemainnya Main Jambak Rambut dan Dua Kali Ribut dengan Tuchel, Conte Singgung Bunuh Membunuh usai Derbi Chelsea vs Spurs

  • Bagikan
Chelsea dan Spurs bermain imbang di Stamford Bridge/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Panas, heboh, dan penuh drama. Itulah tiga kata yang bisa mewakili bagaimana serunya derbi London antara Chelsea dan Tottenham Hotspur. Spurs mencuri poin lewat gol injury time. Sementara kedua pelatih mendapat kartu merah karena terlibat keributan.

Dalam laga yang berlangsung di Stamford Bridge, Chelsea memimpin lebih dulu melalui gol Kalidou Koulibaly di menit ke-19. Spurs lantas membalas berkat gol Pierre Hojbjerg di menit ke-68.

Keributan terjadi pasca gol itu. Manajer Spurs, Antonio Conte yang melakukan selebrasi adu mulut dengan pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. Sebelum gol itu, pemain Chelsea, Kai Havertz tampak dijatuhkan di area pertahanan Spurs. Karena dibiarkan wasit Anthony Taylor, permainan berlanjut dan Spurs melakukan serangan balik yang berbuah gol.

Reece James kembali membawa Chelsea memimpin di menit 77.  Namun, Spurs sekali lagi mampu membalas dan memaksakan hasil 2-2 secara dramatis melalui gol Harry Kane di menit ke-90+6.

Sebelum tandukan Kane, terjadi insiden penarikan rambut Marc Cucurella oleh Christian Romero. Insiden penjambakan saat sepak pojok itu sempat terekam kamera dan diprotes pemain Chelsea. Tapi wasit sekali lagi mengabaikannya.

Di akhir laga, Tuchel kembali terlibat keributan dengan Conte setelah keduanya berjabat tangan yang berujung kartu merah untuk keduanya. Dan dalam wawancara, Tuchel dengan tegas menyebut wasit membantu Spurs mencetak dua gol.

Berbicara kepada Sky Sports, Antonio Conte tiga kali menolak untuk berbicara tentang keributannya dengan Thomas Tuchel. Dia menegaskan hanya ingin mengomentari pertandingan.

  • Bagikan