Surya Darmadi Terjerat Juga Dugaan Korupsi Alih Fungsi Hutan, Jaksa Agung Akan Koordinasi dengan KPK

  • Bagikan
Bos PT. Duta Palma Group Surya Darmadi saa tiba di Gedung Kejagung, Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Senin (15/8) (Miftahulhayat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memastikan akan berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proses hukum pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi.

Selain terjerat kasus dugaan korupsi penyerobotan lahan di Kejagung, Surya Darmadi juga merupakan tersangka kasus dugaan korupsi alih fungsi hutan di KPK.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, sekitar pukul 16.27 WIB sejumlah pihak dari KPK memasuki gedung bundar atau kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung. Kedatangan mereka tidak lain untuk berkoordinasi terkait penangkapan Surya Darmadi.

“Memang iya, kita akan kerja sama dengan KPK, karena ada perkara juga yang ditangani KPK,” kata Jaksa Agung Burhanuddin di Kompleks Kejaksaan Agung, Senin (15/8).

Meski demikian, Burhanuddin belum memastikan kapan akan berkoordinasi dengan lembaga antirasuah itu.

Saat ini penyidik Kejagung sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap Surya Darmadi. “Hari ini kami sedang melakukan pemeriksaan atas tersangka SD (Surya Darmadi),” tegas Burhanuddin.

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri memastikan pihaknya melakukan koordinasi terkait dugaan korupsi yang melibatkan Surya Darmadi. Bahkan, KPK juga telah menemui pihak Korps Adhyaksa untuk melancarkan koordinasi tersebut.

“Sesuai dengan kewenangan undang-undang, telah mengkoordinasikan perkara tersebut melalui satgas penindakan pada Kedeputian Koordinasi dan Supervisi KPK. KPK sudah menemui pihak Kejagung secara intens untuk mendiskusikan lebih lanjut terkait,” ucap Ali.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan