Berhasil Pulangkan Buronan Kasus Korupsi Surya Darmadi ke Indonesia, Musni Umar: Hebat Kejaksaan Agung RI

  • Bagikan
Bos PT. Duta Palma Group Surya Darmadi saa tiba di Gedung Kejagung, Jalan Panglima Polim, Jakarta Selatan pada Senin (15/8) (Miftahulhayat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Buronan kasus korupsi Surya Darmadi akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia oleh Kejaksaan Agung pada Senin, (15/8/2022) kemarin.

Menanggapi hal itu, Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar mengapresiasi Kejaksaan Agung RI.

“Hebat Kejaksaan Agung RI bisa pulangkan SD buronan kasus korupsi kakap,” tulisnya melalui akun sosial medianya, Selasa, (16/8/2022).

Menurutnya, memulangkan buronan korupsi kakap jarang sekali terjadi apalagi ketika sudah keluar negeri.

“Ini jarang sekali terjadi. Kalau sudah lari ke Singapura sulit tersentuh,” tambahnya.

Diketahui, Surya Darmadi telah mendekam di Rutan Salemba sejak kemarin 15 Agustus kemarin.

Disana dia akan menjalani masa tahanan selama 20 hari hingga 3 September 2022 Untuk menjalani penyelidikan lanjutan atas perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pada tahun 2019 silam ia ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014 kepada Annas Maamun sebesar Rp3 Miliar.

Selanjutnya pada 1 Agustus 2022, Kejagung mengumumkan Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penyerobotan lahan seluas 37.095 hektare (Ha) oleh PT Duta Palma Group di Riau dengan taksirannya kerugian awal mencapai Rp78 Triliun.

Meski telah lama menjadi buronan KPK, namun Kejagung yang berhasil memulangkan Surya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan