Dua Terduga Teroris Jaringan Anshor Daulah Ditangkap Densus 88 Antiteror di Jambi

  • Bagikan
Densus 88

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Dua terduga teroris kelompok Anshor Daulah (AD) ditangkap aparat Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.

Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88 Polri Kombes Pol. Aswin Siregar menyebut kedua tersangka teroris kelompok AD ditangkap di wilayah Jambi.

“Ada dua yang ditangkap,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa, 16 Agustus .

Namun, Aswin belum merinci identitas kedua tersangka. Meski demikian dia memastikan kedua tersangka terafiliasi dengan jaringan teroris Kelompok AD.

“Keduanya terafiliasi dengan jaringan Anshor Daulah, bukan JAD tetapi AD,” kata Aswin.

Kelompok teroris AD merupakan salah satu dari beberapa jaringan kelompok teroris yang ada di Indonesia, selain Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Mujahidin Indonesia Timur atau MIT Poso, dan Negara Islam Indonesia (NII).

“AD kelompok (teroris) lama,” katanya.

Pada tahun 2020 dari 232 tersangka teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror Polri, terdapat 12 orang di antaranya anggota Kelompok Teroris AD. Kemudian pada tahun 2021 dari 370 teroris yang ditangkap ada 129 anggota AD.

Sementara itu, berdasarkan informasi dari Jambi, anggota Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang berinisial MR (35) warga Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi yang diduga terafiliasi jaringan teroris.

"Anggota Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan rumah MR, Selasa, pada pukul 11.30 WIB hingga 13.30 WIB bertempat di Perumahan Argenta I, RT 01, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi," kata Ketua RT 01, Perumahan Argenta I, Dadang.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan