Kamaruddin Simanjuntak: Kasihan 270 Juta Masyarakat Diprank Putri Candrawathi

  • Bagikan
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, terus mengejar Putri Candrawathi untuk berbicara membeberkan peristiwa sesungguhnya.

Untuk memaksa agar istri Irjen Ferdy Sambo itu bersedia bicara, Kamaruddin mendesak penyidik Polri untuk menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.

Menurutnya, kesaksian Putri Candrawathi sangat penting untuk mengungkap peristiwa yang terjadi di kompleks Duren Tiga pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu.

Diketahui, Ferdy Sambo telah mengakui perbuatannya. Dia menegaskan siap bertanggung jawab.

Namun hingga kini Putri Candrawathi masih tetap diam. Kamaruddin juga menyinggung kondisi psikis Putri yang dianggapnya tidak jelas.

Seharusnya, kata Kamaruddin, Polri mengganti psikolog klinis dengan psikiater untuk memastikan Putri mengalami depresi atau tidaknya. Apalagi, LPSK sudah menolak permohonan perlindungan Putri.

“Saya minta, karena kalau cuma alasan terguncang, depresi, diganti psikolog klinisnya menjadi psikiater atau dokter psikiater. Karena dia lebih hebat dan lebih luas jangkauannya. Berikan dia misalnya obat supaya tidak depresi atau dibikin treatment tertentu yang terukur. Daripada berpura pura terus nanti masyarakat menganggap penegakan hukum di negeri ini bisa dipermainkan,” papar Kamaruddin.

Dia mengaku telah menyiapkan sejumlah delik pidana kepada Putri. Menurut Kamaruddin, sikap diam Putri terindikasi menipu hukum dengan alasan psikis.

Selain itu, diamnya Putri mengindikasikan dirinya turut terlibat dalam merintangi penyidikan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan