Firli Bahuri Minta Perilaku Koruptif Dihentikan, Mantan Jubir KPK: Banyaklah Bercermin!

  • Bagikan
Ketua KPK Firli Bahuri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan, makna kemerdekaan adalah saat Indonesia bebas dari korupsi. Namun, Firli menambahkan, saat ini hal itu belum sepenuhnya terwujud.

Musababnya mengisi kemerdekaan ternyata lebih sulit ketimbang berjuang merebut kemerdekaan. Hal ini karena manusia-manusia yang memiliki ‘mental terjajah’ oleh perilaku koruptif.

Untuk merealisasikan agar Indonesia bebas dari korupsi, Firli pun mengatakan pentingnya peran aktif masyarakat, untuk ikut menghentikan korupsi. Hal ini dilakukan dengan cara menjunjung integritas, kejujuran, serta kekuatan moral dan ahlak yang tinggi untuk melawan dan membasmi korupsi.

Menanggapi adanya pernyataan Firli dalam siaran pers terkait HUT ke-77 RI ini, sejumlah mantan pegawai KPK pun langsung angkat suara.

Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pada dasarnya, teks pesan yang disampaikan Firli itu bagus. Namun dia menyarankan agar Firli dan pimpinan lembaga antirasuah lain tak terus beretorika.

“Saran saya, pimpinan KPK banyak-banyaklah bercermin,” sindir Febri Diansyah Rabu (17/8).

Selain itu, Managing Partner Visi Law Office ini, juga meminta agar Firli dan koleganya intropeksi diri dalam memimpin dan evaluasi diri, kenapa sampai membawa KPK jadi lembaga penegak hukum yang paling tidak dipercaya.

Sementara itu, menanggapi adanya pernyataan Firli, mantan Pegawai KPK Novel Baswedan menambahkan, Indonesia harus merdeka dari praktik manipulasi, perbuatan sewenang-wenang, dan penggunaan hukum untuk membuat ketidakadilan demi kepentingan sendiri atau kelompoknya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan