Ulangi Kemenangan di Sulsel, Pengamat Usulkan Prabowo Berpasangan dengan Sosok Ini

  • Bagikan
Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Menuju Pemilu 2024, Partai Gerindra mentasbihkan kembali ketua umum Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden. Penandatanganan perjanjian antara Gerindra dan PKB makin memantapkan langkah politik Prabowo menatap Pilpres.

Pasalnya, dua partai ini sudah memenuhi syarat presidential threshold dua puluh persen.

Pengamat politik, Ras Md menilai, keinginan para kader Gerindra mendorong kembali Prabowo maju sebagai capres 2024 mendatang tidak terlepas dari pengalaman elektoral pada pencapresan sebelumnya.

Ditambah lagi, kata Ras, kondisi internal partai Gerindra. Menurutnya, hanya Prabowo Subianto sang ketua umum yang paling potensial didorong maju bertarung.

Pada Pemilu 2019 lalu, Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi kemenangan Prabowo Subianto. Jika Prabowo final maju, tentu Sulawesi Selatan akan menjadi basis. Sulsel bisa menjadi salah satu lumbung suara Prabowo.

Ras Md mengatakan, jika peluang Prabowo maju kembali para pencapresan 2024 mendatang terbuka lebar. Saat ini partai Gerindra dan PKB telah menandatangani piagam perjanjian untuk berkolaborasi pada pemilu mendatang termasuk dalam menetapkan pasangan capres dan cawapresnya.

"Artinya, poros Gerindra - PKB sudah aman dari presidential threshold yang diisyaratkan minimal 20 persen oleh Undang-undang," kata Ras di Makassar, Kamis (18/8/2022).

Namun, Ras Md menjelaskan, jika Prabowo final berpasangan dengan Muhaimin Iskandar, pasangan ini tak punya efek besar untuk memenangkan pertarungan.

Pengamat Politik, Ras Md

"Pasalnya kedua figur ini hanya merepresentasi Jawa. Ditambah lagi NU yang terlihat tidak begitu solid sebagai basis tradisional PKB. Masih ada waktu bagi partai Gerindra pertimbangkan soal sosok pendamping Prabowo kedepan. Namun menurut pandangan saya, ideal jika Prabowo kembali berpasangan dengan Sandiaga Uno," terangnya.

  • Bagikan