Tanggapi Penetapan Putri Candrawathi sebagai Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD: Terserah Polisi Saja

  • Bagikan
Menko Polhukam Mahfud MD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Menkopolhukam Mahfud MD memberikan komentar terkait penetapan Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir J.

Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka oleh Tim Khusus Polri dalam kasus pembunuhan berencana.

Pasal yang akan disangkakan pada istri Ferdy Sambo itu, adalah Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP, ancaman hukuman mati.

Menanggapi itu, Mahfud MD memberikan komentar singkat. Ia menyerahkan proses hukumnya kepada Kepolisian.

"Terserah polisi saja," singkat Mahfud saat ditemui awak media saat mengunjungi STIBA Makassar, Jum'at (19/8/2022).

Menkopolhukam, Mahfud MD saat mengunjungi STIBA Makassar, Jum'at (19/8/2022) (foto: Muhsin/fajar)

Sebelumnya, Tim Khusus Polri menetapkan Putri Candrawathi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, disangka dengan Pasal 340 KUHP subsidir Pasal 338 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP, ancaman hukuman mati.

Pengumuman penetapan tersangka Putri Candrawathi disampaikan langsung oleh Irwasum Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto.

Dikatakannya, berdasarkan hasil pemeriksaan dan gelar perkara, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi ditetapkan sebagai tersangka.

“Penyidik menetapkan saudari PC (Putri Candrawathi) sebagai tersangka,” ujarnya di Mabes Polri, Jumat, 19 Agustus 2022.

Penetapan PC sebagai tersangka setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh penyidik dengan alat bukti yang ada dan gelar perkara.

“Penyidik telah melaksanakan pemeriksaan mendalam dengan Scientific Crime investigation, termasuk dengan alat bukti yang ada dan sudah gelar perkara,” jelasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan