Ashefa Griya Pusaka Fasilitasi Rehabilitasi Narkoba yang Terintegrasi dan Profesional

  • Bagikan
dr. I Gusti Ngurah Agastya, Sp.KJ - Psikiater Ashefa Griya Pusaka

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pusat rehabilitasi narkoba (swasta) Ashefa Griya Pusaka memberikan fasilitas rehabilitasi narkoba, bagi para pasien pecandu narkoba dengan layanan yang komprehensif dan terintegrasi.

Hal tersebut mengingat bahwa situasi ketergantungan terhadap narkoba atau istilah untuk narkotika, psikotropika, dan zat berbahaya lainnya sangatlah tidak mudah untuk dilewati.

Terlebih lagi efek kecanduan narkoba juga akan berdampak pada lingkungan sekitar, yakni keluarga dan kerabat dekat pasien yang mengalami kecanduan narkoba.

Melihat bahwa sangat pentingnya hal tersebut untuk segera diatasi, maka perlu dilakukan rehabilitasi narkoba terhadap para pasien pecandu narkoba.

Rehabilitasi narkoba merupakan cara agar pengguna narkoba dapat terbebas dari kecanduannya tersebut.

Terkait berapa lama rehabilitasi narkoba yang diperlukan pasien yang kecanduan narkoba, tidak dapat disamakan antara pasien satu dengan yang lainnya, terlebih lagi ketika kecanduan yang dialami pasien telah dirasakan dalam waktu yang cukup lama.

Menurut Ahli Nukum Narkotika Komjen Polisi (Purn) Anang Iskandar, pasien yang mengalami kecanduan narkoba harus diselamatkan dan dilindungi agar dapat meraih masa depan yang kembali normal.

"Langkah yang diutamakan adalah merehabilitasi, karena mereka adalah penderita sakit adiksi ketergantungan narkotika, mereka ini harus dilindungi dan diselamatkan agar masa depannya bisa kembali normal," katanya.

Oleh karena itu menentukan akses layanan rehabilitasi narkoba yang tepat adalah tindakan yang pas untuk mengatasi persoalan tersebut. Namun, akses layanan yang akan dipilih juga harus dipilah dengan selektif dengan mempertimbangkan faktor utama dan juga faktor pendukung yang ada.

Mendasar dari hal tersebut, Ashefa Griya Pusaka menyediakan layanan rehabilitasi narkoba yang meliputi rehabilitasi secara sosial dan juga rehabilitasi secara medis yang komprehensif dan terintegrasi.

Dokter Spesialis Kejiwaan yang kini tengah berpraktik di Ashefa Griya Pusaka, dr. I Gusti Ngurah Agastya mengatakan, butuh penangan yang serius dan lengkap demi kesembuhan penyakit otak kronis yakni kecanduan narkoba ini.

"Adiksi merupakan Penyakit Otak Kronis, dibutuhkan penanganan yang serius bagi pasien untuk dapat pulih. Penanganannya harus dilakukan secara lengkap," kata dr. I Gusti Ngurah Agastya yang akrab disapa dengan Dokter Aga.

Sementara itu, Dokter Aga juga menjelaskan terkait program, layanan, dan juga berapa lama rehabilitasi narkoba yang akan dijalani oleh pasien di Ashefa Griya Pusaka nantinya.

Program rehabilitasi narkoba yang dilakukan dengan profesional dan secara lengkap ini juga akan berpengaruh terhadap kesembuhan pasien yang menjalani layanan rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka, menurut Dokter Aga.

Nantinya, terdapat tiga pilihan program rehabilitasi narkoba yang didapatkan oleh pasien berdasarkan kebutuhan pasien dan disesuaikan dengan hasil asesmen awal yang dilakukan sebelumnya.

Beberapa program rehabilitasi narkoba yang disediakan di Ashefa Griya Pusaka diantaranya adalah Program Rawat Inap (minimal 3x28 hari), Program Rawat Jalan Intensif, dan Program Rawat Jalan Reguler.

Sedangkan untuk pilihan layanan rehabilitasi narkoba di Ashefa Griya Pusaka terdapat empat pilihan diantaranya adalah layanan Suite, VVIP, VIP, dan Executive.

Semua program dan layanan rehabilitasi narkoba yang tersedia di Ashefa Griya Pusaka ini telah terjamin karena ditangani oleh tenaga ahli yang profesional serta memiliki sertifikasi.

Dokter Aga menjelaskan pula bahwa selain keinginan yang kuat untuk pulih dari pasien, diperlukan juga adanya dukungan dari anggota keluarga pasien dan juga kerabat dekat untuk selalu memberikan semangat agar pasien dapat segera pulih.

“Faktor lainnya yang juga harus diperhatikan terkait pemberian layanan program rehabilitasi narkoba yakni dilakukan dengan profesional, dan faktor kenyamanan fasilitas mendukung pasien untuk dapat fokus menjalankan program rehabilitasi yang telah disusun berdasarkan rencana perawatan setiap pasien,” jelasnya.

Melalui fasilitas premium yang ada ini, diharapkan nantinya proses pemulihan pasien dapat dilakukan dengan maksimal dan optimal. (*/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan