Pencipta Lagu ‘Joko Tingkir Ngobe Dawet’ Minta Maaf, Pegiat Literasi: Lebay Paling Gak Penting pada Dasawarsa Ini

  • Bagikan
INT

FAJAR.CO.ID -- Lagu 'Joko Tingkir Ngobe Dawet' yang tidak jadi dinyanyikan Farel pada perayaan HUT RI di Istana Merdeka belakangan ini hangat dibicarakan publik. Pasalnya, lagu ini dianggap bermasalah karena punya lirik yang dinilai menghina ulama.

Adapun Pratama, pencipta lagu tersebut telah sudah minta maaf. Dia meminta maaf lewat sebuah video YouTube. Pratama menujukan permohonan maafnya kepada masyarakat Lamongan dan semua orang yang merasa tersinggung dengan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang dia tulis.

Iqbal Aji Daryono, pegiat literasi Indonesia menanggapi hal itu sesuatu yang lebay. Dikutip dari unggahan twitternya, @iqbal_daryono. Penulis buku "Out of the Truck Box" itu menganggap salah satu lebay paling tidak penting pada dasawarsa ini.

"Saya kira, ini salah satu ke-lebay-an paling gak penting pada dasawarsa ini," ujarnya (20/8/2022).

Bahkan kata dia mempertanyakan kenapa dikatakan tidak sopan. Padahal, dawet yang ada dalam lirik lagu merupakan minuman halal.

"Joko Tingkir ngombe dhawet kok dibilang tidak sopan kepada ulama. Dawet itu minuman halal," lanjutnya.

Tindakannya tindakan halal, lanjutnya lagi. Sementara untuk tindakan merendahkan, Iqbal kembali mempertanyakan hal tersebut. Sebab, dalam lagu itu menurutnya tidak ada unsur merendahkan. "Merendahkannya di mana?," pungkasnya. (Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan