Mahfud MD Bilang Negara Bisa Hancur Jika Kasus Duren 3 Tidak Dibuka, JJ Rizal: Negara Udah Hancur Pak!

  • Bagikan
Sejarawan Indonesia JJ Rizal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Sejarawan Indonesia JJ Rizal menanggapi pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD tentang akibat jika kasus pembunuhan Brigadir J tidak dibuka. Mahfud menyebut negara akan hancur jika hal itu terjadi.

Dikutip dari unggahan twitternya, @JJRizal. Lulusan Fakultas Sastra Universitas Indonesia itu memandang sebetulnya Indonesia memang sudah hancur. Dia juga menyinggung perayaan HUT RI yang dirayakan dengan konser koplo.

Sebagaimana diketahui, perayaan HUT RI di Istana Merdeka beberapa waktu lalu mendapat perhatian dari berbagai tokoh nasional. Salah satunya Rizal Ramli yang mengatakan, upacara kemerdekaan dijadikan ketoprak.

"Negara udah hancur pak, elite aja yg anggap masih baik2, masih joget2, kenapa begitu?," ujar Rizal (22/8/2022).

Penulis yang pernah dicalonkan untuk menjadi Walikota Depok pada 2014 itu mengutip perkataan Ibnu Taimiyah tentang negara yang gagal dijaga dan dipelihara.

"Negara ini gagal dijaga, dikacaukan, akibatnya banyak rakyat menderita, negara hadir tp menyengsarakan rakyat, saya ulangi menyengsarakan rakyat," lanjutnya.

Sebelumnya, Mahfud MD mengatakan memang perhatian pemerintah dalam hal ini Presiden dan Kapolri pada kasus tewasnya Brigadir J begitu besar.

Bukan tanpa alasan, Mahfud menjelaskan apalagi kasus pembunuhan ini terjadi di rumah pejabat polri. Mahfud mengatakan negara akan hancur jika kasus tidak dibuka secara transparan.

Sampai saat ini, tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J bertambah menjadi lima orang setelah Putri Candrawathi ditetapkan tersangka. Sebelumnya, Polri telah menetapkan empat tersangka antara lain Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan seorang ART Sambo bernama Kuat Ma'ruf.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan