Ferdy Sambo Menangis 45 Menit

  • Bagikan
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigasdir J saat di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Dia menangis 45 menit di hadapan Komisioner Komnhas HAM Choirul Anam. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Ahmad Taufan Damanik menceritakan tentang mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang menangis saat bertemu salah satu komisioner Komnas HAM.

Komisioner tersebut adalah Choirul Anam yang bertemu Irjen Ferdy Sambo pada 11 Juli 2022 saat kasus penembakan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J belum diungkap ke publik.

“Jadi dia (Anam) pergi, saya tanya kan kasus apa? Enggak tahu, dia bilang. Oke, sudah lah pergi. Dia pulang, datang menemui saya menjelang magrib. Dia bilang tadi ketemu sama Bang Sambo,” ujar Taufan Damanik mengulang percakapannya dengan Anam, pada Selasa (23/8).

Meski sempat bertemu dengan suami Putri Candrawathi itu, Anam mengaku belum mengetahui kasus apa yang sesungguhnya terjadi.

Saat bertemu, Ferdy Sambo disebut hanya bisa menangis selama hampir satu jam di hadapan Anam. “Anam bilang 45 menit katanya cuma menangis-nangis, seperti ini yang digambarkan Pak Mahfud MD itu. Yang dipertegas itu adalah pertemuan antara Pak Anam dan Pak Sambo,” jelas Taufan Damanik.

Sementara, Deolipa Yumara Pasang Badan, Menohok Saat ditanya apakah pihak Komnas HAM pernah menerima amplop atau uang dari pihak Ferdy Sambo, Dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara ini membantah secara tegas.

“Enggak ada, dan itu saya tanyakan langsung ketika kami memeriksa Sambo. Saya tanya ada uang enggak? Enggak ada,” tutur pria kelahiran Pematang Siantar itu.

Seperti diketahui, Petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sempat disodori dua amplop dari orang yang mengaku suruhan "bapak", sesaat setelah menemui Irjen Ferdy Sambo.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan