Jokowi Umumkan Putin dan Xi Jinping Hadiri KTT G20 di Bali, Joe Biden Hadapi Pilihan Sulit

  • Bagikan
Vladimir Putin dan Xi Jinping dipastikan hadir di KTT G20 Bali pada November mendatang (Sputnik/Aleksey Druzhinin/Kremlin via REUTERS )

FAJAR.CO.ID, NEW YORK -- Presiden AS Joe Biden menghadapi pilihan yang sulit, setelah Presiden RI Joko Widodo mengumumkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan menghadiri KTT G20 di Bali pada November mendatang.

Biden dilema apakah akan ikut bergabung atau tidak. Hal itu terkait dengan konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Biden harus menghadapi fakta bahwa sejumlah negara menolak untuk memihak atas invasi Ukraina. Jika memang Biden hadir, maka pertemuan di Bali nantinya akan membuka kemungkinan pertemuan langsung antara Putin dan Biden.

Sementara itu, sejumlah pakar menilai Biden akan tetap datang. “Biden pasti akan pergi, dan saya pikir ini adalah pertanyaan tentang seberapa konfrontatifnya dia,” kata Wakil Direktur Pusat Eurasia Dewan Atlantik Melinda Haring.

“Memboikot itu bukan pilihan. Kami tahu bahwa pemerintah berpikir bahwa akan memberikan KTT itu kepada Putin,” imbuhnya.

Gedung Putih memilih untuk tidak memaksakan masalah ini. Dalam sebuah pernyataan, Dewan Keamanan Nasional menegaskan kembali keyakinan Biden bahwa Putin tidak boleh menghadiri KTT saat dia mengobarkan perang terhadap Ukraina.

Akan tetapi jika Putin tetap datang, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga harus diizinkan untuk berpartisipasi. Bahasa itu membuka kemungkinan bahwa Zelensky bisa hadir secara virtual atau hadir secara langsung.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba melakukan hal yang sama pada Juli lalu dengan berbicara pada pertemuan para menteri luar negeri G20 secara virtual.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan