Unhas Beri Sanksi Dosen yang Usir Maba Nonbiner, Tokoh NU: Rektor Unhas Pendukung LGBT?

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dikabarkan memberi sanksi kepada Dosen yang mengusir Mahasiswa Baru (Maba) yang mengaku nonbiner.

Atas pemberian sanksi itu, Tokoh Nahdatul Ulama (NU) Umar Hasibuan mempertanyakan kebijakan yang diputuskan Rektor Unhas. Menurutnya, atas sanksi tersebut, ada indikasi dukungan terhadap LGBT.

Umar Hasibuan pada unggahannya mencolek Husain Abdullah, mantan Juru Bicara Jusuf Kalla yang diketahui alumni Unhas Makassar.

"Pertanyaan saya adalah? Rektor Unhas pendukung LGBT bang @husainabdullah1?," ujar Umar Hasibuan, dikutip dari unggahan twitternya @UmarHasibuan77_ (23/8/2022).

Seakan tidak terima, politikus yang karib disapa Gus Umar itu lanjut mempertanyakan alasan kenapa dosennya diberi sanksi?.

"Itu mhasisnwa norak klu sy jd dosennya akan melakukan yg sama," lanjutnya.

Sebelumnya, Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, mengatakan pihaknya telah memberikan sanksi terhadap kedua dosen yang telah mengusir mahasiswa baru yang mengaku sebagai orang berjenis kelamin netral atau nonbiner.

"Sanksi dosen, kita, kan, pendidik, kita pasti akan ada teguran dan perbaikan," kata Prof Jamaluddin kepada wartawan, Senin (22/8/2022). (Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan