Dugaan Kekaisaran Sambo 303, Polri Akan Gandeng PPATK untuk Menindaklanjuti

  • Bagikan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J di Mabes Polri, Selasa (9/8) malam. Tampak juga di samping Sigit ada Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto dan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, pihaknya akan menindaklanjuti isu yang beredar di masyarakat terkait judi yang diduga dibekingi oleh mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo. Hal ini setelah beredar di media sosial terkait diagram Kaisar Sambo 303.

“Terkait dengan masalah cacat apakah betul kaisar Sambo dan gengnya terkait dengan masalah konsorsium. Saat ini kami sedang melakukan pendalaman. Jadi Propam saya minta untuk dilakukan pemdalaman,” kata Listyo dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/8).

Dalam melakukan pengusutan ini, kata Listyo, pihaknya telah bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pihaknya juga tak segan menerapkan pasal pencucian uang untuk menelusuri aset dari judi tersebut.

“Kami saat ini sedang melakukan kerja sama dengan PPATK untuk melakukan tracing, kalau nanti ternyata pelakunya kabur kita telah mengeluarkan red notice terhadap beberapa orang dan juga kita keluarkan cekal. Kita juga akan terapkan TPPU, terkait masalah perjudian kami tidak ada toleransi,” tegas Listyo.

Mantan Kabareskrim itu menjelaskan, selama ini pihaknya sudah bertindak tegas terhadap penindakan judi di Indonesia. Bahkan, Listyo tak segan mencopot bagi anggotanya yang trrlibat perjudian.

“Di sisi lain terkait dengan masalah judi ini sebenarnya pengungkapannya satu tahun ini dari Januari sampai Agustus kita telah mengungkap 641 judi online dan 1.408 perkara judi konvensional. Jadi kurang lebih ada 3.296 tersangka.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan