Ribuan Guru Honorer Lulus Passing Grade Kecewa, Kuota Tersedia hanya 500 Orang

  • Bagikan
Korwil FGHNLPGSI Banten Kartika Saraswati. Foto: Dokumentasi pribadi

FAJAR.CO.ID, SERANG - Para guru di Provinsi Banten yang telah dinyatakan lulus passing grade (PG) pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sampai saat ini belum mendapat titik terang.

Terlebih kabar terbaru yang diterima Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPGSI) Banten untuk kuota formasi guru lulus PG mengalami pengurangan.

"Kami merasa kecewa, awalnya kuota yang disediakan untuk guru lulus PG PPPK itu ada 1.600 orang, sekarang malah berkurang menjadi 500," ucap Korwil FGHNLPGSI Banten Kartika Saraswati kepada JPNN Banten, Rabu (24/8).

Kartika menambahkan kuota 500 yang disediakan sekarang tidak bisa mengakomodasi 2.895 guru lulus PG PPPK. "Kuota 1.600 aja masih kurang apalagi yang hanya 500 orang, sisanya mau dikemanakan," tuturnya.

"Saya dapat kabar guru lulus PG akan diangkat menjadi PPPK itu pun secara bertahap, tetapi, saya tidak tahu kapan waktunya," ujarnya.

Dia menegaskan pihaknya sampai sekarang masih belum memiliki kepastian kapan akan diangkat menjadi PPPK guru.
"Kami benar-benar tidak mengetahui soal itu (kapan diangkat menjadi PPPK guru, red)," katanya.

Kartika menegaskan pihaknya sekarang ini memiliki tiga tuntutan, pertama, buka kuota PPPK sebanyak jumlah guru honorer yang dinaungi Provinsi Banten.

Kemudian tuntutan yang kedua, yaitu angkat tenaga pendidik SMA atau sederajat menjadi PPPK atau ASN. "Kami meminta jaminan seluruh honorer di sekolah untuk bisa diangkat menjadi PPPK atau ASN," jelasnya.

Ketua Umum FGHNLPGSI Heti Kustrianingsih menambahkan pihaknya masih merasa belum mendapat titik terang sampai sekarang.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan