Benarkah Gejala HIV/AIDS Mirip Flu?

  • Bagikan
Ilustrasi pengidap HIV/AIDS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan mahasiswa dari Bandung terjangkit penyakit HIV. Hal ini diungkapkan oleh Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Bandung. 

Human Immunodeficiency Virus merupakan suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. 

Pada perkembangannya jika tidak ditangani akan berkembang menjadi Aquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). 

Lalu, bagaimana gejala awal penyakit ini? 

Pada saat pertama terserang virus ini, tidak serta merta merusak tubuh. Namun, akan terjadi secara perlahan. 

Terdapat masa inkubasi pada penyakit ini. Umunya sangat mirip dengan gejala flu biasa. Begini penjelasannya menurut tinjauan dr. Andreas Wilson Setiawan. 

Pertama, penderita akan mengalami demam. Namun, intensitasnya lebih tinggi dari biasanya. Kadang juga sampai meriang. 

Kedua, pada masa awal terserang virus ini, penderitanya akan mengalami sakit kepala. Keadaan lelah terus menerus. 

Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Rasa nyeri pada bagian otot dan persendian. 

Terjadi ruam HIV, terdapat luka pada bagian mulut penderita. Terdapat luka pad organ intimnya. Sering berkeringat di malam hari hingga alami diare. 

Beberapa penderita kadang tidak mengalami gejala sama sekali. Ada juga penderita yang tidak mengalami AIDS meski terkena HIV jika melakukan pengobatan dengan cepat. 

Pada saat penderita telah memasuki stadium akhir, maka perubahan drastis akan terjadi pad tubuhnya. 

Terjadi penurunan berat badan secara signifikan, muncul luka pad mulut, anus dan kemaluan. Pneumonia, hilang ingatan, depresi dan sebagainya. 

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan