Perintah Kapolda Metro Jaya ke Penyidik, Bebaskan Masril 

  • Bagikan
Masril, warga Pekanbaru yang mengunggah ulang konten hoax di media sosial TikTok

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Polda Metro Jaya akhirnya membebaskan Masril, warga Pekanbaru yang mengunggah ulang konten hoax di media sosial TikTok terkait dugaan keterlibatan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam kasus judi 303 yang dikomandai Ferdy Sambo.

Masril dibebaskan melalui Restorative Justice atas diperintah Kapolda Metro Jaya Fadil Imran.

“Dibebaskan melalui Restorative Justice,” kata Fadil Imran, Sabtu (27/8/2022).

Jenderal bintang dua ini juga menuturkan Restorative Justice merupakan arahannya kepada penyidik agar Masril segera dibebaskan.

“RJ itu arahan saya ke penyidik yang menangani kasus Masril,” ujarnya lagi.

Polda Metro Jaya sebelumnya mempertimbangkan penangguhan penahanan terhadap kasus Masril, warga Pekanbaru yang mengunggah ulang konten hoax di media sosial TikTok terkait kasus Ferdy Sambo yang menyinggung soal dugaan perjudian yang menyeret nama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

“Saya belum bisa sampaikan (penangguhan penahanan). Arahnya sudah jelas dipertimbangkan akan memberikan penangguhan penahanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di PMJ, Jumat (26/8/2022).

Masril sendiri ditangkap polisi pada 31 Juli 2022 di Pekanbaru, Riau. Penangkapan Masril diduga terkait konten yang diunggah Masril di akun TikToknya. Saat itu dia membahas kasus mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo.

Pengacara Masril, Suroto mengaku merasa heran dengan kecepatan polisi menangkap kliennya. Sebab baru dilaporkan pada 29 Juli kemudian pada 31 Juli langsung ditangkap.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan