Tolak Kenaikan BBM, Nicho Silalahi: Dibutuhkan Kesabaran Yang Revolusioner dan Paket Data Ekstra Besar

  • Bagikan
Nicho Silalahi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wacana kenaikan BBM dalam waktu dekat ini semakin menguat. Pemerintah dikabarkan segera mengumumkannya.

Wacana kenaikan BBM ini mendapat respons yang tak sedikit.NPegiat Media Sosial, Nicho Silalahi turut menolak kenaikan BBM.

Melalui akun sosial medianya dia menyebut, dalam melawan kebijakan pemerintah mulai PT 20 persen, UU Omnibuslaw hingga kenaikan BBM dibutuhkan kesabaran yang revolusioner dan paket data ekstra besar.

“Dibutuhkan Kesabaran Yang Revolusioner dan Paket Data Ekstra Besar Untuk Mengagitasi Rakyat Agar Bangkit Melawan Demi Menghapuskan PT 20% dan UU OMNIBUSLAW Serta Tolak Kenaikan BBM,” ujarnya, Sabtu, (27/8/2022).

Menurutnya, sudah saatnya rakyat menghancurkan oligarki dan tirani kekuasaan.

“Saatnya Kita Gelar Perlawanan Rakyat Semesta Untuk Menghancurkan Oligarki dan Tirani Kekuasaan," pungkasnya.

Diketahui, rencana kenaikan BBM pertalite dan solar subsidi disebut pemerintah merupakan akibat dari konsumsi hampir melewati kuota yang ada.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Prastowo Yustinus menyebut, subsidi dan kompensasi untuk sektor energi sebesar Rp552,9 Triliun. Rp49,5 Triliun akan dibayar tahun depan dalam proses verifikasi dan audit BPK. Sehingga beban tahun 2022 sebesar Rp502,4 Triliun. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan