Kasus Cacar Monyet di Amerika Serikat Mulai Melandai, Kasus Turun Sampai 25 Persen

  • Bagikan
Ilustrasi wabah cacar monyet. (Brian W.J. Mahy/CDC/Reuters/Antara)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Amerika Serikat melaporkan kabar baik. Kasus cacar monyet di sana dilaporkan mulai landai atau melambat. Dalam kurun waktu 2 pekan terakhir, grafik menunjukkan kasus turun 25 persen.

Kasus baru melambat di beberapa kota besar di mana virus tiba lebih awal dan menyebar dengan cepat, khususnya Kota New York, Chicago, dan San Francisco. Pejabat federal memperingatkan masih terlalu dini untuk membuat pernyataan.

Adanya perlambatan di beberapa bagian AS kemungkinan dipengaruhi tentang bagaimana mereka yang berisiko tertinggi melindungi diri mereka sendiri dan mendapatkan vaksinasi.

“Jumlah cacar monyet masih tinggi, tetapi tingkat kenaikannya lebih rendah,” kata Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dr. Rochelle Walensky, kepada wartawan seperti dilansir dari NPR, Minggu (28/8).

“Kurangi dampak buruk berisiko dan vaksin berfungsi,” jelasnya.

Jumlah kasus yang dilaporkan telah menurun sejak pertengahan Agustus, berdasarkan analisis data NPR yang dirilis CDC pada hari Rabu. Secara keseluruhan, ada penurunan sekitar 25 persen dalam rata-rata 7 hari kasus baru selama dua minggu terakhir.

Namun, pejabat kesehatan memperingatkan bahwa keterlambatan dalam pelaporan data dapat memberikan gambaran yang tidak lengkap tentang wabah dalam beberapa pekan terakhir, sehingga sulit untuk mengetahui apakah kasus benar-benar mencapai puncaknya. Penurunan di beberapa bagian AS mencerminkan apa yang sudah terlihat di beberapa negara Eropa, di mana virus terdeteksi beberapa minggu sebelumnya. Di Inggris dan Jerman, jumlah kasus harian terus menurun sejak akhir Juli. Namun di beberapa negara lain, termasuk Belanda dan Italia, jumlah kasus baru meningkat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan