Iming-iming Pintar Mengaji, Oknum Guru Cabuli Beberapa Santri Selama Setahun

  • Bagikan
ilustrasi kekerasan seksual

FAJAR.CO.ID, BOGOR – Seorang guru ngaji di Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, mencabuli lima muridnya yang masih di bawah umur.

Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi pun membenarkan kejadian guru ngaji di Cigudeg cabuli lima muridnya.

Dia pun memanggil orang tua para korban untuk mengonfirmasi aksi guru ngaji di Cigudeg cabuli lima muridnya.

“Iya kami mendapat laporan dar ketu RT setempat. Kami panggil orang tua korban untuk meminta keterangan. Kami bersama tokoh masyarakat, ketua RT dan orang tua korban mendengarkan keterangan pasti,” kata Andi, Senin (29/8).

Kata dia, setelah musyawarah, ternyata ada lima orang anak menjadi korban dari guru ngaji cabul. Parahnya, aksi tersebut telah berjalan hampir satu tahun dan korban tidak berani mengungkapkan apa yang terjadi pada mereka.

“Informasi yang kami terima. Kejadian ini sudah berlangsung hampir satu tahun dan korban tidak berani cerita karena sempat mendapat ancaman dari oknum guru ngaji itu,” kata Andi.

Menurut Andi, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan mengiming-imingi mereka agar dapat pandai mengaji, maka mereka diminta untuk memegang kemaluan sang guru.

“Tentu ini tindakan tidak terpuji sampai meminta muridnya untuk memegang kemaluan oknum guru ngaji dengan alasan supaya pintar mengaji,” kata dia.

Dirinya juga menghimbau kepada warganya tetap menjaga kondusifitas wilayah dan kejadian ini jangan sampai kembali terulang di wilayah pemerintahannya.

“Agar kejadian seperti guru ngaji di Cigudeg cabuli lima muridnya tak terulang, kami meminta ke ketua RT, RW dan masyarakat bisa menjaga dan sosialisasi pencegahan tindak kejahatan terhadap anak supaya tidak terjadi lagi,” katanya. (pojoksatu/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan