Soal Rekonstruksi Penembakan Brigadir J, Ini Info Terbaru Kabareskrim Polri

  • Bagikan
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigasdir J saat di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). Dia menangis 45 menit di hadapan Komisioner Komnhas HAM Choirul Anam. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Tim Khusus (Timsus) Polri bakal menggelar rekontruksi kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di dua lokasi pada Selasa (30/8) besok.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo menyebutkan rekontruksi berlangsung di Duren Tiga dan Saguling, Jakarta Selatan.

Duren Tiga merupakan lokasi penembakan terhadap Brigadir J.

"(Rekontruksi di) Duren Tiga dan Saguling informasi terakhir dari Pak Kabareskrim," kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin (29/8).

Sebelumnya, Irjen Dedi mengatakan rekonstruksi kasus penembakan terhadap Brigadir J di Duren Tiga bakal digelar pukul 10.00 WIB.

Mantan Kapolda Kalteng itu mengatakan semua tersangka bakal dihadirkan dalam rekonstruksi itu. "Informasi dari penyidik lima tersangka akan dihadirkan," ujar Dedi.

Ferdy Sambo Dalang Penembakan

Ferdy Sambo disebut memerintahkan Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E untuk menembak Brigadir J.

Insiden penembakan terjadi di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7).
Ferdy Sambo juga mengambil senjata milik Brigadir J, lalu ditembakkan ke dinding berkali-kali guna meninggalkan kesan telah terjadi baku tembak.

Ferdy Sambo dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP. Mantan Kadiv Propam Polri itu terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, dan penjara 20 tahun.

Selain Ferdy Sambo, Timsus Polri juga menetapkan empat tersangka lainnya, yakni Putri Candrawathi, Bharada E, Brigadir J, dan Kuat Ma'ruf. (jpnn)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan