FAJAR.CO.ID, PALEMBANG - EP (23), istri Bripda Ade Pratama membuat pengakuan setelah tertangkap basah main serong dengan pria lain di hotel bintang 5 di Palembang.
Istri dari personel Polres Banyuasin itu mengaku sering direndahkan suami yang menyakitkan perasaan. Oleh karena itu, dia berbuat nekat yang ingin membuktikan kalau dirinya juga bisa mendapatkan pria lain.
EP kini sudah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam. Wanita berbadan langsing itu kini harus wajib lapor dua kali setiap minggu ke Polsek Ilir Barat I, Palembang.
Tim Sumeks.co pada Jumat (2/9) menemui EP yang saat ini berada di rumah keluarganya di Palembang.
Ibu muda satu anak itu menceritakan apa yang terjadi sebelum dirinya ditangkap basah bersama pria yang merupakan mantannya itu di dalam kamar hotel mewah di Palembang.
Menurut EP, sebelum menikah dia sudah merasa ada ketidakharmonisan dengan pihak mertua.
Selain itu, dia juga menyebut ada tindakan kekerasan dari sang suami. Baca Juga: Juara MotoGP Mandalika Akan Berkostum RNF Mulai Musim Depan "Terlebih sejak saya hamil empat bulan, tanda-tanda tindak kekerasan dari suami saya juga saya rasakan,” ujar EP. Dia, bahkan sempat melaporkan tindak kekerasan suaminya itu kepada polisi sebanyak dua kali, termasuk ke Unit Panduan Bid Propam.
"Di dalam mobil saya dianiaya. Mobil disetop di SPBU, lalu saya ditendang, dipukul menggunakan tangan kosong dan tangan saya diborgol. Itu gara-gara saya minta izin untuk mengurus nenek yang sakit di rumah saya,” ungkap EP.