Restrukturisasi Berhasil, Erick Thohir Jadikan Garuda Indonesia Bergerak Lebih Sehat

  • Bagikan
Menteri BUMN Erick Thohir

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kerja keras Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam melakukan penyehatan Garuda Indonesia kini berjalan dengan baik.

Diketahui, pemerintah bersama dengan Dewan Perwakilan Rakyat telah berhasil melakukan restrukturisasi Garuda Indonesia melalui Penundaan Pembayaran Kewajiban Utang (PKPU) sehingga maskapai tersebut dapat kembali bergerak lebih sehat.

“Kita sudah berhasil merestrukturisasi Garuda melalui PKPU sehingga Garuda kembali bisa untuk bergerak secara korporasi lebih sehat,” ujar Erick dalam keterangannya, Sabtu (3/9/2022).

Erick mengungkapkan, pasca putusan PKPU pemerintah kembali menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada Garuda Indonesia senilai Rp7,5 triliun rupiah.

“Yang kita akan lakukan selesai PKPU, keputusan, pemerintah akan kembali membantu PMN sebesar Rp7,5 triliun yang sebenarnya sudah diputuskan hampir 1,5 tahun lalu, sebelum waktu itu kondisi Covid-19 terjadi,” ujarnya.

Dengan adanya restrukturisasi tersebut, lanjut Menteri BUMN, Garuda Indonesia dan Citilink akan mulai menambah jumlah armadanya hingga di akhir tahun mencapai dua kali lipat dari yang ada saat ini.

“Garuda setelah restrukturisasi PKPU ini akan mulai menambah jumlah pesawatnya kembali, di mana yang sekarang Garuda dan Citilink jumlahnya hanya 61 di akhir tahun akan mencapai angka 120 (armada),” ujarnya.

Dengan tambahan armada tersebut, Erick berharap harga tiket pesawat mampu ditekan menjadi lebih murah.

Pengamat Penerbangan Garot Rahardjo mengatakan, langkah Pemerintah lewat Menteri BUMN untuk menambah armada pesawat ini harus didukung, karena lewat kebijakan ini mampu menghadirkan persaingan bisnis yang baik, efektif dan efisien hingga mampu menekan harga tiket yang mahal.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan