Soroti Impor BBM dari Singapura, Nicho Silalahi: Pemerintah Tak Berarti di Hadapan Mafia Migas

  • Bagikan
Nicho Silalahi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Aktivis Nicholas Frans Giskos atau Nico Silalahi turut memberikan komentar pedasnya kepada Pemerintah. Hal itu tidak lepas impor BBM yang diakukan Indonesia dari negara tetangga Singapura.

"Fakta menunjukkan bahwa Pemerintah Tak Berarti dihadapan Mafia Migas," ujar Nicho dikutip dari unggahan twitternya, @Nicho_Silalahi (3/8/2022).

Nicho melihat pemerintah yang dulunya mempertontonkan power dengan berbicara lantang tentang tata kelola migas, nyatanya tidak berdaya di hadapan mafia.

"Dulu KoarĀ² Bicara Tentang Tata Kelola Migas Sampau Siapkan TIM, Tapi Hasilnya Tetap Aja Ga Mampu Menghindari Permainan Mafia dan Kartel Migas, Udah Deh Mending Mundur Aja Pak @jokowi Biar Ahlinya Yang Bekerja," lanjut Nicho.

Sebelumnya diketahui, Indonesia kerap melakukan ekspor minyak mentah ke Singapura dalam jumlah yang cukup signifikan.

Singapura dikenal sebagai importir minyak mentah asal Indonesia. Seperti misalnya, pada Januari-September 2019, nilai ekspor Minyak mentah Indonesia ke Singapura adalah 546,71 juta dollar AS. Nilai ini mencapai 43,49 persen.

Sebagaimana diketahui, bukan rahasia lagi jika Indonesia begitu bergantung pada impor BBM dari Singapura. Negera yang nyaris tidak memiliki sumber daya alam sama sekali.

Setiap tahun, impor BBM dari Singapura sangat menguras devisa negara. Bahkan, impor BBM tersebut yang menjadikan Indonesia rutin mengalami defisit perdagangan dengan negara tetangga ini.(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan