Komentari Rencana Demo Buruh Tolak Kenaikan BBM, Ruhut Sitompul: Mau Apa, Sudahlah Jangan Mengelabui Rakyat

  • Bagikan
Ruhut Sitompul. Foto: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul mengomentari soal rencana puluhan ribu buruh yang bakal menggelar demonstrasi besar-besaran menolak kenaikan harga BBM.

Menurutnya, rakyat termasuk buruh tidak perlu demo besar-besaran menolak kenaikan harga BBM subsidi.

"Kepada yang mau demo, mau apa, sudahlah, jangan, bukan itu cara yang terbaik, tetapi kita harus bersabar. Jadi, presiden tetap ingin berbuat yang terbaik untuk rakyat Indonesia," kata Ruhut Sitompul kepada JPNN.com, Minggu (4/9).

Pemain sinetron Gerhana itu menilai rakyat harus bersabar dan tetap tenang. Ruhut percaya pemerintah khususnya Presiden Jokowi bakal kembali menurunkan harga BBM.

"Saya tahu siapa pimpinan buruh sekarang yang bikin Partai Buruh, sudahlah, jangan mengelabui rakyat seolah-olah ingin memenangkan hati rakyat dengan melindungi naiknya harga minyak, ini enggak bisa, bersabarlah," ujar Ruhut Sitompul.

Sebelumnya, Partai Buruh dan Serikat Buruh berencana akan melakukan aksi puluhan ribu buruh pada 6 September 2022 di Jakarta.

Aksi akan dipusatkan di DPR RI untuk meminta pimpinan memanggil Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri ESDM, dan para menteri yang terkait dengan kebijakan perekonomian.

Aksi nantinya juga serentak di 33 provinsi lainnya yang diorganisir oleh Partai Buruh dan KSPI, di antaranya Bandung, Semarang, Surabaya, Jogjakarta, Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, Pelanbaru. Bengkuku, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak.

Aksi juga akan dilakukan di Makassar, Gorontalo. Sulawesi Utara, serta dilakukan di Ambon, Ternate, Mataram, Kupang, Manokwari, dan Jayapura. Rencana demo untuk merespons keputusan pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi pada Sabtu (3/9). (jpnn/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan