Ditelepon Istri yang Sedang Demam, Aipda Rudi Suryanto Bukannya Pulang, Malah Mampir Berbuat Terlarang

  • Bagikan
Kanit Provos Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto ditangkap usai menembak Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Karnain.-screenshoot-istimewa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Kasus polisi tembak polisi kembali terjadi. Pelaku penembakan Kanit Provos Polsek Way Pengubuan, Aipda Rudi Suryanto sudah ditangkap dan ditahan.

Sementara korbannya adalah Korbannya adalah Aipda Ahmad Karnain, anggota Polsek Way Pengubuan Polres Lampung Tengah yang sehari-hari bertugas sebagai Bhabinkamtibmas.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Lampung Tengah pada Minggu, 4 September 2022 lalu.

Aipda Ahmad Karnain tewas dengan luka tembak di dada sebelah kiri tembus ke belakang.

Polisi yang lahir pada 22 Maret 1981 itu tewas di depan rumahnya di Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Kepala Provost Polres Lampung Tengah, Aiptu Sriwaluyo, mengatakan, Rudi Suryanto mengakui telah menembak Ahmad Karnain.

Usai diperiksa oleh Reskrim Lampung Tengah, Rudi Suryanto langsung ditahan.

Penyidik mengamankan barang bukti berupa satu unit revolver, satu unit sepeda motor dinas Bhabinkamtibmas, baju dinas provost yang digunakan RS, satu helm, dan satu jaket.

Dari video yang diperoleh fin.co.id, Rudi Suryanto tampak sangat tenang menjawab pertanyaan penyidik.

Mengenakan celana pendek, kaos cokelat dan tangan terikat talitis, Rudi Suryanto terlihat cukup santai.

Rudi Suryanto duduk di sebuah kursi sofa. Sementara penyidik yang duduk di samping dan di depan menginterogasinya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, dari keterangan tersangka Rudi Suryanto, korban Ahmad Karnain sering menggunjing serta menjelek-jelekkan dirinya dan keluarganya. Hal itu membuat Rudi Suryanto emosi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan