Mardiono sebagai Plt Ketua Umum PPP, Asrul Sani Bantah Partai Berlambang Ka’bah Ini Pecah

  • Bagikan
Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan mengangkat Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP.

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyatakan, pihaknya akan segera mendaftarkan kepengurusan baru PPP ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam waktu dekat.

“Secepatnya setelah hal administratif yang masih ganjel-ganjel, juga menyampaikan keinginannya. Nanti kita selesaikan administratif. Saya kira dalam beberapa hari ke depan ini,” kata Arsul Sani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

Anggota Komisi III DPR RI ini pun membantah bahwa partai berlambang Ka’bah yang dinaunginya pecah setelah Mukernas dan mengangkat Muhammad Mardiono sebagai Plt Ketua Umum menggantikan Suharso Monoarfa.

Dia menegaskan, hasil Mukernas ini merupakan dorongan dari 30 DPW PPP dalam rangka mengonsolidasikan partai.

Setelah Mardiono menjabat Plt Ketum PPP, kata Arsul, posisi Suharso akan ditempatkan dengan jabatan yang terhormat di PPP, tetapi bukan sebagai eksekutif partai.

“Saat ini yang diputuskan Mukernas hanya membagi tugas antara Pak Suharso dan Pak Mardiono. Pak Suharso kita ingin agar supaya bisa lebih maksimal lagi membantu presiden sebagai Menteri. Insya Allah tidak, ini sekali lagi bukan perpecahan. Karena antara Pak mardiono dan Pak Suharso ini kan seorang sahabat,” tegas Arsul.

Oleh karena itu, PPP akan berkomunikasi langsung dengan Suharso untuk menempatkan posisi yang pas terhadapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan