Bujuk Rayu Pelaku, Anak Penyandang Disabilitas Jadi Korban Pemerkosaan

  • Bagikan
Pelaku pemerkosaan anak penyandang disabilitas ditangkap di kawasan danau perumahan Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Foto/Adi-Pojokbogor

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pelaku pemerkosaan anak penyandang disabilitas berinisial GNS (13) akhirnya ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor di kawasan danau perumahan Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada 26 Agustus 2022 yang lalu.

Pelaku pemerkosaan anak penyandang disabilitas diketahui bekerja sebagai sekuriti.

Pelaku pemerkosaan anak penyandang disabilitas ditangkap di kawasan Warung Jambu, saat dirinya hendak pulang kerja.

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, adapun yang menjadi modus operandi daripada tindak pidana ini yaitu awalnya membujuk korban untuk mengajak nongkrong.

“Karena situasi dan tempat yang memungkinkan dipaksa untuk terjadi kejadian pemerkosaan ataupun pelecehan seksual,” kata Ferdy saat menyelenggarkan konfernsi pers di Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Selasa (06/09/2022).

Kemudian, dia melanjutkan, untuk kronologis awal pada hari kejadian tanggal 26 agustus 2022 ini korban pamit kepada kelurga untuk mengambil HP yang katanya ketinggalan di salah satu klinik.

Setelah mengambil HP tersebut, korban main ataupun singgah ke tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di seputaran danau.

Di situlah korban bertemu dengan pelaku pemerkosaan anak penyandang disabilitas di Bogor.

“Terhadap tersangka ini kita sangkakan ini pasal 76 huruf E UU RI nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lam 15 tahun dengan ancaman denda juga maksimal 5 miliar rupiah,” ucapnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan