Gempa Dahsyat 6,6 SR Guncang Tiongkok, 65 Orang Tewas

  • Bagikan
Gempa dengan magnitudo 6,6 SR terjadi di tiongkok barat daya. Mengakibatkan 65 orang meninggal dunia (Getty Images via BBC)

FAJAR.CO.ID, BEIJING -- Sedikitnya 65 orang tewas setelah gempa berkekuatan 6,6 skala richter (SR) melanda Tiongkok barat daya. Gempa terjadi pada pukul 13:00 waktu setempat (05:00 GMT) pada hari Senin (5/9) di provinsi Sichuan pada kedalaman 10 km (6 mil).

Dampak gempa memutus jalur telekomunikasi dan memicu tanah longsor. Korban jiwa tersebar di berbagai provinsi. “Terjadi kerusakan serius akibat gempa,” kata laporan media setempat sepert8 dilansir dari BBC, Selasa (6/9).

Pusat gempa berada di Luding, sebuah kota di daerah pegunungan terpencil yang terletak sekitar 226 km barat daya Chengdu, menurut Pusat Jaringan Gempa Tiongkok. Sebanyak 17 orang tewas di kota Ya’an, sementara 29 kematian dilaporkan di prefektur tetangga Ganzi. “16 orang lainnya hilang dan 50 lainnya luka-luka,” kata CCTV.

Gempa Merusak Gedung dan Rumah Penduduk

Getaran gempa mengguncang gedung-gedung di Chengdu dan kota besar Chongqing. Kejadian itu membuat jalan-jalan terhalang dan memutus jalur komunikasi di daerah-daerah yang dihuni lebih dari 10 ribu penduduk.

Guncangan gempa juga memaksa beberapa pembangkit listrik ditutup di area Garze dan Ya’an. Lebih dari 500 personel penyelamat telah dikirim ke pusat gempa. Kini para pekerja bekerja untuk membersihkan penghalang jalan yang disebabkan oleh tanah longsor akibat gempa.

Salah satu warga, saksi mata gempa yang merupakan penduduk Chengdu melaporkan melihat orang-orang berlarian keluar dari apartemen bertingkat dengan panik setelah menerima peringatan gempa di ponsel mereka. “Ada banyak orang yang sangat ketakutan hingga mulai menangis,” kata Laura Luo yang juga seorang konsultan PR internasional kepada kantor berita Reuters. “Ketika goncangan dimulai, semua anjing mulai menggonggong. Itu benar-benar sangat menakutkan,” tuturnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan