Revitalisasi Halte Transjakarta Langgar Kawasan Cagar Budaya, JJ Rizal: Ini Contoh Vandalisme Kota

  • Bagikan
Sejarawan Indonesia JJ Rizal

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Revitalisasi halte Transjakarta, pada titik Halte Bundaran Hotel Indonesia dan Halte Tosari jadi sorotan publik. Pasalnya, hal ini dinilai tidak memperhatikan aspek historis dan status sebagai obyek kawasan cagar budaya.

Menanggapi hal itu, Sejarawan JJ Rizal angkat bicara melalui akun Twitter pribadinya @jjrizal.

“Ini contoh sesat pikir sekaligus vandalisme (pengrusakan),” cetus Alumni Sastra Universitas Indonesia ini, Rabu (7/9/2022).

Menurutnya, ini jelas pengrusakan kota terhadap kota dengan sejarahnya yang tercermin dalam bangunan-bangunan serta kawasan cagar budayanya.

“Kalau tidak dihentikan ini meracuni kota sih,” tambah pendiri sekaligus pemimpin Penerbit Komunitas Bambu ini.

Diketahui, revitalisasi Halte Transjakarta ini dilakukan dalam upaya mengurai penumpukan penumpang, khususnya ketika mobilitas masyarakat tinggi pada pagi dan sore hari.

Dikutip dari media sosial resmi Transjakarta, sejak 4 September 2022 sudah mulai dilakukan penutupan untuk Halte Senen Sentral, SMK 57, Gatot Subroto LIPI,dan Kuningan Barat.

Halte yang ditutup mulai Senin, 5 September 2022, yaitu Manggarai, Jembatan Gantung, PGC 1, dan Kebayoran Lama. Sementara itu, untuk halte Pulogadung 1, Pramuka BPKP, Pulogadung 2, Kalideres, dan Pasar Jatinegara akan ditutup sementara mulai Selasa, 6 September 2022.
(Arya/Fajar)

  • Bagikan