BBM Naik, Tarif Ojol Ikut Naik, Berlaku Mulai 10 September

  • Bagikan
Ilustrasi Ojol. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Tarif ojek online (ojol) diputuskan naik mulai 10 September 2022, hal ini mengikuti dan menyesuaikan dengan bahan bakar minyak (BBM).

Hal Ini masih terkait dengan penyesuaian harga BBM pada Sabtu (3/9/2022). Sebagai informasi, pemerintah merevisi banderol Pertalite (RON 90) dari Rp7.650 menjadi Rp10 ribu per liter serta banderol Bio Solar (CN 48) dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.

Sebelum-sebelumnya tarif ojol berkali-kali di tunda untuk di naikkan. Ini akibat krisis geopolitik di Eropa Timur sejak awal 2022.

“Penyesuaian biaya jasa per wilayah ini dilakukan dalam rangka penyesuaian terhadap beberapa komponen biaya jasa seperti BBM, UMR (Upah Minimum Regional), dan komponen-komponen perhitungan jasa lainnya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam konferensi pers yang disiarkan lewat YouTube Direktorat Jendral Perhubungan Darat, Rabu (7/9/2022).

Tarif ojol sendiri akan terbagi menjadi tiga zona area. Zona I berisikan region Sumatera, Jawa selain Jabodetabek, serta Bali. Yang dimana akan mulai berlaku pada 10 September 2022.

Zona II Jabodetabek. Zona III Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Berikut rincian tarif ojol berdasarkan zona.

Tarif Ojol Zona I

  • Biaya Jasa Batas Bawah: Rp2.000 per km
  • Biaya Jasa Batas Atas: Rp2.500 per km
  • Biaya Jasa Minimal dengan Rentang Biaya Jasa per 4 km Pertama: Rp8.000-10.000.

Tarif Ojol Zona II

  • Biaya Jasa Batas Bawah: Rp2.550 per km
  • Biaya Jasa Batas Atas: Rp2.800 per km
  • Biaya Jasa Minimal dengan Rentang Biaya Jasa per 4 km Pertama: Rp10.200-11.200.

Tarif Ojol Zona III

  • Biaya Jasa Batas Bawah: Rp 2.300 per km
  • Biaya Jasa Batas Atas: Rp 2.750 per km
  • Biaya Jasa Minimal dengan Rentang Biaya Jasa per 4 km Pertama: Rp9.200-11.000.

(Erfyansyah/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan