Kenaikan Harga BBM Menghambat Proses Recovery Perhotelan

  • Bagikan
Ketua DPD Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) yang juga sebagai General Manager Maxone Hotel & Resort Makassar M. Yusuf Sandy

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keputusan pemerintah untuk menaikan harga BBM dinilai oleh pelaku dunia usaha sebaga tindakan yang tidak pro pengusaha

Ketua DPD Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) yang juga sebagai General Manager Maxone Hotel & Resort Makassar M. Yusuf Sandy mengatakan, kebijakan ini merupakan tindakan yang menghambat proses recovery perhotelan yang baru-baru ini mengalami keterpurukan sebagai dampak dari Covid-19 yang melumpuhkan hampir semua sektor usaha.

“Sebagaimana diketahui bahwa baru-baru ini pemerintah telah memutuskan untuk menaikan harga BBM yang hingga saat ini masih menuai pro dan kontra dari masyarakat,” ucapnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (8/9/2022).

Menurutnya, dengan adanya kenaikan harga BBM ini, secara otomatis memaksa pelaku industri perhotelan untuk menyesuaikan harga jual sebagai akibat dari biaya operasional yang juga mengalami kenaikan.

Akibatnya, tingkat hunian perhotelan kembali mengalami penurunan karena kemampuan daya beli yang belum stabil, ditambah lagi dengan kenaikan harga tiket pesawat dan bahan pokok lainnya yang ikut serta mengalami kenaikan.

“Sehingga masyarakat akan kembali sangat berhati-hati dengan skala prioritas untuk melakukan pembelanjaan,” pungkasnya. (selfi/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan