Respons Pernyataan Jenderal Dudung Abdurachman, Bobby Adhityo Rizaldi: Kurang Pantas Sorang Pejabat Berbicara Begitu

  • Bagikan
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman saat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6). Foto: Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi berharap KSAD Jenderal Dudung Abdurachman memperbaiki komunikasi publik agar tidak menyinggung pihak lain.

Bobby mengatakan itu menyikapi pernyataan Dudung yang menyebut terkadang Komisi I mempertanyakan hal tidak jelas dan keluar substansi ketika menggelar rapat dengan TNI.

"Ke depan, komunikasi publiknya itu diperbaiki," kata dia ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9).

Bobby menilai tidak pantas Dudung menyamaratakan semua anggota Komisi I bertanya secara tidak jelas kepada TNI. Sebab, kata legislator Fraksi Partai Golkar itu, tidak semua legislator Komisi I yang bertanya di luar topik pembahasan rapat.

"Rasanya kurang pantas, lah, seorang pejabat berbicara begitu. Kan, ini bukan cuma orang per orang," kata dia.

Sebelumnya, Dudung angkat bicara tentang kabar disharmoni hubungannya dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Diketahui, narasi disharmoni itu muncul saat Komisi I menggelar rapat kerja dengan Kemenhan dan TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/9).

Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang saat rapat mengungkap disharmoni Dudung-Andika, karena kedua eks Pangkostrad itu terekam jarang tampil di satu acara bersama.

Dudung menanggapi isu disharmoni awalnya mengatakan topik saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI biasanya sudah ditentukan sebelum agenda. Semisal, Komisi I kepingin membahas tentang anggaran pertahanan.

Namun, kata dia, topik pembahasan awal biasanya melenceng. Komisi I bisa saja menyinggung hal yang bukan isu utama rapat.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan