Hubungan Rusia dan Inggris Kurang Harmonis, Begini Ucapan Duka Putin kepada Ratu Elizabeth II

  • Bagikan
Presiden Rusia Vladimir Putin meminta para bos perusahaan untuk menjamin pekerjaan karyawan yang secara sukarela ikut berperang di Ukraina. (Kremlin.ru)

FAJAR.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan pesan belasungkawa kepada Raja Charles atas wafatnya Ratu Elizabeth II. Ucapan itu disampaikan di tengah ketegangan hubungan Rusia dan Inggris terkait invasi ke Ukraina.

Ratu Elizabeth II, 96, meninggal di Kastil Balmoral di Skotlandia pada Kamis (8/9). Putin mengirimkan belasungkawa kepada Raja Charles III yang kemudian diangkat sebagai Raja Inggris usai wafatnya Ratu Elizabeth II.

Dalam sebuah surat terbuka yang diterbitkan di situs web Kremlin, Putin mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ratu Elizabeth II. Belasungkawa dari Putin datang di tengah perang Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

“Yang Mulia, terimalah belasungkawa kami yang terdalam atas meninggalnya Ratu Elizabeth II. Peristiwa paling penting dalam sejarah Inggris terkait erat dengan nama dari Yang Mulia. Selama beberapa dekade, Elizabeth II berhak menikmati cinta dan rasa hormat dari rakyatnya, serta otoritas di panggung dunia. Saya berharap (rakyat Inggris) memiliki kekuatan dalam menghadapi kehilangan yang berat. Simpati dan dukungan yang tulus kepada anggota keluarga Kerajaan dan semua orang di Inggris Raya. Hormat kami, Vladimir Putin,” tulis Putin kepada Pangeran Charles.

Inggris seperti diketahui terus memberikan bantuan kepada Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia. Sebagai bagian dari paket bantuan, Inggris memberikan 6.000 peluru kendali serta dukungan keuangan senilai GBP 25 juta bagi militer Ukraina. Inggris juga menyediakan dana GBP 4,1 juta bagi BBC World Service untuk membantu layanan siaran bahasa Ukraina dan Rusia media itu serta menangkal informasi yang salah.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan