Diterkam Macan Kumbang, Begini Kesaksian Korban

  • Bagikan
Udes Saepudin (32), warga Tegalmanggung, Kabupaten Sumedang yang menjadi korban terkaman macan kumbang saat tengah berkebun pada Rabu (7/9). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, SUMEDANG - Warga Blok Cihanyar, Desa Tegalmanggung, Kecamatan Cimanggung dikagetkan dengan kedatangan macan kumbang di area kebunnya.

Alhasil, tiga warga setempat menjadi korban terkaman hewan buas itu, dan kini sudah mendapatkan perawatan.

Salah satu korban yakni Udes Saepudin (32) mengisahkan bagaimana dia sebagai orang pertama yang dimangsa macan kumbang itu.

Pada Rabu (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB, Udes bersama dua orang rekannya tengah bercocok tanam di kebun alpukat milik juragan setempat. Tanpa tanda-tanda, macan kumbang yang sebelumnya menerkam hewan ternak di sana, kemudian memangsa ketiganya.

“Saya lagi kerja di kebun terus tiba-tiba ada macan nyerang ternak kemudian ke manusia. Saya bela diri, saya tepis serangannya tetapi tenaganya kuat, ya daripada saya jadi korban,” kata Udes ditemui JPNN dikediamannya di Kabupaten Sumedang, Sabtu (10/9).

Udes yang tak kuat melawan serangan macan itu, kemudian ditolong oleh temannya yakni Adi Yudistira (38) dan Didin (52).

Namun bantuan dari kedua temannya masih tak cukup membuat macan itu pergi. Sampai akhirnya oleh dia dan Didin, macan tersebut dipiting dan ditenggelamkan ke dalam sungai.

“Sekuat tenaga saya lawan, tetapi tenaganya terlalu besar meski ukuran macannya kecil. Sampai akhirnya karena posisinya ada di dekat sungai, saya piting lehernya dan ditenggelamkan ke air dan mati,” ujarnya.

Menurut Udes, fenomena kemunculan macan kumbang di wilayahnya bukanlah hal yang baru. Warga sekitar kerap kali menemukan jejak kaki macan di area kebun ketika berladang.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan