Kisruh Data Bocor, BSSN Sebut Masih Lakukan Langkah Ini …

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Menyikapi dugaan insiden kebocoran data yang terjadi pada beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap beberapa dugaan insiden kebocoran data yang terjadi, serta melakukan validasi terhadap data-data yang dipublikasikan.

Yang terbaru dan tak kalah bikin geger adalah hacker atau peretas dengan nama akun Bjorka di laman forum peretas kembali mengklaim memiliki data penting. Yang diklaim dimiliki kali ini adalah data terkait Presiden Joko Widodo dan data surat rahasia BIN atau Badan Intelijen Negara.

Hal ini sebelumnya sudah dibantah oleh pihak BIN. Juru Bicara BIN Wawan Purwanto menerangkan hal tersebut tidak benar atau hoaks. Kendati sudah dibantah, BSSN dalam hal ini yang merupakan institusi yang memang bertugas dalam menangangi ketahan siber Tanah Air menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“BSSN telah melakukan koordinasi dengan setiap PSE yang diduga mengalami insiden kebocoran data, termasuk dengan PSE di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara,” ujar Juru Bicara BSSN, Ariandi Putra melalui keterangannya kepada JawaPos.com.

Ariandi melanjutkan, BSSN bersama dengan PSE terkait telah dan sedang melakukan upaya-upaya mitigasi cepat untuk memperkuat sistem keamanan siber guna mencegah risiko yang lebih besar pada beberapa PSE tersebut.

Dijelaskan Ariandi, BSSN juga telah melakukan koordinasi dengan penegak hukum, antara lain dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum. BSSN menegaskan bahwa keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan