Pinangki dan 22 Koruptor Bebas Bersyarat, Pakar Hukum: Lonceng Kematian Penegakan Tindak Pidana Korupsi

  • Bagikan
Dosen Hukum UIN Alauddin Makassar, Rahman Syamsuddin.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR - Pakar Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Rahman Syamsuddin memandang sunatan massal teehadap hukuman penjara 23 napi korupsi sebagai lonceng kematian penegakan tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Bebasnya jaksa yang Pinangki yang terlibat kasus Djoko Tjandra itu membuat matinya penegakan tindak pidana korupsi dengan hukuman diterima," ujar Rahman Syamsuddin kepada fajar.co.id (10/9/2022).

Lanjut Rahman, vonis awal hukuman pinangki 10 tahun penjara pada 8 Februari 2021 karena terbukti menerima uang suap. Namun setelah itu hukumannya dipotong 4 tahun penjara. Yang mengherankan setelah menjalani hukuman 2 tahun justru Pinangki dinyatakan bebas bersyarat.

"Bukan hanya pinangki yang dilepaskan bersyarat tapi ada 10 pelaku tindak pidana korupsi juga dibebaskan tersebut, sebagian di antaranya, seperti mantan Menteri Agama Suryadharma Ali, mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar, mantan Gubernur Jambi Zumi Zola, hingga Mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah," beber pria penggemar PSM Makassar itu.

Menurut Rahman, dengan mudahnya mendapat remisi dan bebas bersyarat menunjukkan tindak pidana korupsi bukan lagi kejahatan luar biasa. Orang tidak akan lagi takut melakukan korupsi karena hanya akan menjalani hukuman tidak lama walaupun vonis majelis hakim tinggi.

"Jika melihat Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 3 Tahun 2018 tentang Syarat dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan Cuti Bersyarat bahwa syarat umum yang dipenuhi yaitu telah menjalani masa pidana paling singkat 2/3 (dua per tiga), dengan ketentuan 2/3 masa pidana tersebut paling sedikit 9 bulan," terang Rahman.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan