Tarif Ojol Resmi Naik Hari Ini, Berikut Tarif Barunya…

  • Bagikan
ILUSTRASI: ojek online (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Tarif ojek online (ojol) resmi naik mulai hari ini, Minggu (11/9). Menurut Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati, pemberlakuan tarif baru itu sesuai dengan kesepakatan antara pemerintah dan pihak aplikator.

“Sesuai dengan kesepakatan dengan aplikator berlaku 11 September,” kata Adita saat dikonfirmasi JawaPos.com, Sabtu (10/9) kemarin.

Sementara itu, dalam konferensi pers beberapa hari lalu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugianto mengatakan, ada beberapa komponen yang melandasi kenaikan tarif ojol ini. Meliputi, kenaikan upah minimum regional (UMR), asuransi pengemudi, biaya jasa order minimal 4 kilometer, dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Bersamaan dengan kenaikan tersebut, Hendro memastikan ada perubahan pada biaya sewa aplikasi yang dipangkas menjadi 15 persen. Sebelumnya biaya sewa penggunaan aplikasi ini secara tidak langsung dikenakan pada ojol sebesar 20 persen.

“Untuk besaran biaya tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi ditetapkan paling tinggi 15 persen. Jadi ada penurunan, kemarin 20 persen. Kita turunkan jadi 15 persen untuk biaya sewa aplikasi,” kata Hendro dalam konferensi pers Penyesuaian Tarif Ojek Online dan Bus AKAP Kelas Ekonomi secara virtual, Rabu (7/9).

Adapun untuk tarif ojol baru, Kemenhub merinci berdasarkan tiga zona. Zona I meliputi Sumatera, Jawa (selain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), serta Bali.

Zona I mengalami kenaikan tarif batas bawah ojol dari Rp 1.850 menjadi Rp 2.000. Lalu, tarif batas atas naik dari Rp 2.300 menjadi Rp 2.500.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan